Cerpen Dia yang memilih Pergi dengan yang Lain

Cerpen Dia yang memilih Pergi, Romantis dan Menyedihkan

Cerita Pendek kali ini bertema cinta dan romantis. Perjalanan kisah-kasih dua sejoli yang menarik untuk diikuti.

Informasi Pengarang Cerpen Dia yang memilih Pergi

Judul: Dia yang memilih Pergi dengan yang Lain.

Ditulis oleh: Anggi Rahma Diani

Link sosial media:

Facebook : yume.riko

Instagram : @anggyrd

Isi Cerpen

Saat itu, saat di mana diri ini ingin dimengerti, didengarkan dan ditemani. Dia datang ketika semuanya memang tepat. Aku yang sudah lama menyendiri dan dia yang memang juga sedang butuh pendamping.

“Hi”, pesan pertama yang kudapat dari dirinya saat itu. Aku tak mengenal betul dirinya, yang ku tahu, dia adalah teman baik dari sahabatku. Aku yang kesepian, akhirnya membalas pesan tersebut, dan mulai dari situ kita selalu memulai obrolan-obrolan panjang disepanjang hari. Sesekali dia yang ingin mendengar suaraku, menjadi bagian terfavorit saat kita memang belum bertemu.

Dia yang saat itu sedang dinas di Bandung, dan aku yang sedang kuliah di Bogor. Kabar manjadi bagian paling penting bagi kami, meski kala itu kita sama sekali belum menjalin hubungan. Hingga tiba saatnya kita bertemu untuk pertama kalinya, dan menjadi perjalanan baru untuk kami. Sudah taka sing rasanya, karena hampir setiap hari kami bertatap muka meski hanya lewat video call, taka ada yang berbeda dari dirinya, dia tetap “pak polisi” yang lucu untukku.

Hari demi hari berganti, kita semakin merasa bahwa kita membutuhkan sebuah hubungan untuk mengikat antara aku dan dia, agar hubungan ini semakin jelas arahnya. Tak memerlukan waktu lama, dia memberanikan diri untuk menyatakan cintanya padaku, dan aku pun membalas cintanya tanpa ada keraguan sedkit pun.

Dia adalah pria yang sangat memahami ku, salah satu sifat pria yang aku butuhkan. Bukan hanya sekedar baik, dia paham tanpa aku harus menjelaskan keadaan hatiku. Selain dia yang sangat memahami ku, hal yang membuatku jatuh cinta padanya adalah, dia pria yang mengajarkanku untuk selalu bersyukur, yang kadang aku lupa. Dia pria berpangkat, namun rasanya tak ada kesombongan dari dirinya atas pencapaiannya tersebut, dan aku? Hahaha kadang sedikit membanggakan diri karena beberapa prestasi yang pernah ku raih. Dan dari hal sederhana itulah, yang memang aku sangat membutuhkannya sebagai reminder diri ini.

Hari-hari pun berlalu, kita menjalani hubungan dengan penuh kebahagiaan, dan aku sangat merasa bersyukur untuk bisa bersamanya. Disela-sela kesibukannya mengayomi masyarakat, dia tetap sempatkan untuk menyampaikan rasa rindunya padaku. Aku yang selalu menunggu waktu dia libur dinas, adalah hal yang paling melelahkan, aku menyimpan rindu berbulan-bulan lamanya, namun hanya dibayar oleh pertemuan singkat yang hanya di habiskan oleh waktu makan dan nonton.

Dalam hubungan kita., sama sekali jarang kita temukan masalah kecuali perihal aku yang ditinggal main game. Sampai pada akhirnya, dia mulai berubah tak seperti dulu lagi. Dia yang mulai cuek dan tidak memberiku kabar, menjadikanku banyak curiga padanya.

‘kenapa berubah seperti ini?’ tanyaku

Dan dia hanya menjawab “aku bingung”.

Bingung disitu, ternyata dia memiliki wanita lain, dia bingung antara diriku yang jauh dan wanita itu yang dekat dengannya karena seringnya mereka bertemu saat dinas. Dan akhirnya aku yang mengalah untuk semua ini. Aku merelakan dia pergi dengan wanita itu, karena bagaima pun aku sadar diri hanya sebagai mahasiswa.

Disclaimer

Itulah cerita pendek singkat tentang cinta dan romantis. Semoga Cerpen Dia yang memilih Pergi dengan yang Lain dapat dinikmati.
Tulisan cerpen yang di posting pada situs heradiani.com menjadi tanggung jawab penulis.